28.9 C
Jakarta
Sunday, October 2, 2022
spot_img

Medical Check Up untuk Anak? Perlukah?

Medical check up biasanya identik dengan para orang dewasa yang hendak melamar pekerjaan atau bahkan hanya untuk alasan kesehatan. Memang, sesuai dengan namanya, pemeriksaan medical check up lengkap ini berfungsi untuk mengetahui status kesehatan dan risiko penyakit yang mungkin akan hadir. Pertanyaan yang selanjutnya muncul pun sudah bisa ditebak: apakah medical check up ini hanya berlaku untuk orang dewasa? Bagaimana dengan anak-anak? Perlukah menjadi medical check up secara rutin?

Anggapan bahwa anak masih sehat mungkin menjadi salah satu alasan mengapa medical check up jarang dilakukan oleh anak-anak. Padahal, risiko terkena penyakit tidak memandang usia, sehingga anak-anak pun bisa terkena penyakit mematikan kapan saja. Bahkan, melansir dari Klik Dokter, pemeriksaan rutin pada anak sebaiknya dilakukan sejak anak memasuki usia 2 minggu, 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 12 bulan, 18 bulan, serta 24 bulan. Setelahnya, medical check up bisa dilakukan setahun sekali sesuai dengan keperluan.

Selain mengecek risiko penyakit yang muncul, apa sajakah yang sebaiknya perlu diperhatikan saat melakukan medical check up untuk anak? Berikut detailnya:

  1. Hal pertama yang bisa Anda perhatikan saat melakukan pemeriksaan rutin kesehatan adalah pertumbuhan anak. Saat medical check up, dokter biasanya akan memberikan bagan lengkap mengenai pertumbuhan dan juga status gizi anak. Dengan demikian, Anda bisa mendeteksi apakah ada kemungkinan hambatan pertumbuhan anak atau tidak, serta bisa segera ditindaklanjuti jika ada.
  2. Selain pertumbuhan, perkembangan juga menjadi hal yang diperhatikan saat pemeriksaan. Pada awal-awal perkembangan anak, dokter akan melihat apakah anak sudah bisa melakukan sesuatu yang sesuai dengan usianya. Misalnya, di usia 4 bulan, anak sudah bisa mengangkat kepala atau di usia 12 bulan sudah bisa berdiri. Meskipun setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, biasanya ada batas-batas median mengenai hal ini. Jika dokter melihat ada perkembangan anak yang terhambat, maka dokter akan memberikan stimulasi agar keterlambatan tersebut tidak permanen.
  3. Status pertumbuhan dan perkembangan sudah dicek, lantas apa lagi yang harus diperiksa? Jawabannya adalah imunisasi. Dokter biasanya akan memastikan bahwa Anda mendapatkan imunisasi yang dibutuhkan guna mencegah penyakit akibat virus atau bakteri.

Itu dia beberapa hal yang biasanya dicek saat medical check up untuk anak. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pemeriksaan kesehatan untuk anak tak kalah penting dengan orang dewasa. Jadi, disarankan untuk melakukannya secara berkala, ya! Semoga bermanfaat!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,508FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles